Kelebihan Dan Kelemahan Pertandingan Sistem Kompetisi

Sistem kompetisi memang dirasa lebih adil dari system gugur. Karena dalam system kompetisi semua peserta pertandingan akan bertemu untuk bertanding. Yang kalah pun masih punya kesempatan untuk maju lagi ke putaran berikutnya asalkan pada pertandingan ke dua dank e tiga dapat memperoleh kemenangan dan dapat mengumpulkan nilai yang baik. Berbeda dengan system gugur , setiap tim atau peserta yang mengalami kekalahan di babak penyisihan maka dia sudah tidak berhak lagi untuk bertanding di putaran berikutnya.  Mungkin ini sedikit mengecewakan. Namun begitulah yang terdapat dalam peratuean system gugur.

Meski system kompetisi di rasa lebih adil karena masih memberikan kesempatan kepada peserta yang kalah di babak penyisihan untuk menebus kekalahannya di pertandingan berikutnya, Namun system kompetisi pun ada kekurangannya. Salah satunya yaitu apabila peserta pertandingan cukup banyak, misalnya ada 30 atau lebih peserta. Maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan pertandingan. Hal ini tentu memakan lebih banyak biaya, waktu, dan tenaga untuk menyelesaikan pertandingan kompetisi.

Misalnya dalam sebuah  kompetisi  sepak bola. Semua tim harus melakukan pertandingandengan mempertemukan satu peserta dengan peserta yang lain secara lengkap. Contohnya, dalam suatu turnamen terdapat dua puluh  peserta, setiap peserta akan dipertemukan atau bertanding dengan kesembilan peserta lainnya. Memang system ini lebih adil namun memakan biaya dan waktu yang lebih banyak dari system pertandingan yang lainnya.

Contoh Bagan Sistem Pertandingan Kompetisi yang diikuti oleh 6 peserta

Contoh Bagan Sistem Pertandingan Kompetisi


Berikut ini beberapa kelebihan dan kelemahan system pertandingan kompetisi:

Kelebihan yang bisa didapatkan oleh setiap peserta jika memakai sistem kompetisi adalah sebagai berikut:

  1. Setiap peserta diberi kesempatan agar dapat saling berhadapan atau bertanding dengan peserta lainnya.
  2. Hasil akhir dalam turnamen atau pertandingan tersebut menjadi cermin prestasi sesungguhnya terhadap suatu tim.
  3. Pertandingan yang diselenggarakan dapat digunakan sebagai penilaian dalam melihat kekuatan juga kelemahan setiap peserta.


Kelemahan yang bisa didapatkan oleh setiap peserta jika memakai sistem kompetisi adalah sebagai berikut:

  1. Akan membutuhkan waktu, pengeluaran biaya, penggunaan peralatan dan perlengkapan, serta tenaga yang didapat dikatakan tidak sedikit.
  2. Peserta yang tidak memiliki kekuatan atau lemah dapat diprediksikan tidak akan mampu menyaingi para peserta lainnya hingga penyelenggara hanya merasa terbebani.


Berdasarkan penilaian atas kelebihan dan kekurangan sistem kompetisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat digunakan apabila peserta yang mengikuti turnamen atau pertandingan relatif sedikit, peserta yang mengikuti turnamen atau pertandingan memiliki kualitas yang seimbang, anggaran biaya, perlengkapan dan peralatan serta petugas mencukupi, dan peserta yang keluar sebagai pemenang diharapkan mampu mencerminkan prestasi yang sesungguhnya.